Minggu, 18 Februari 2018

asal usul nama indonesia

Asal-Usul Nama Indonesia

Indonesia merupakan Negara yang terletak di garis khatulistiwa, negeri elok nan kaya, tanahnya subur,alamnya indahdan menawan, menjadikan Indonesia negeri gemah ripah loh jinawi. Banyak sekali daerah di Indonesia menggunakan isitilah gemah ripah loh jinawi .Istilah ini bisa dimaknai kesuburan, kekayaan dan keindahan yang dinikmati oleh seluruh anak bangsa.Apa iya?
Namun tulisan kali ini, kita mengulas tentang asal usul nama Indonesia, negeriku, negerimu, negerikita semua yang kita cintai bukan mengulas tentang gemah ripah loh jinawi seperti yang pernah diungkapkan oleh Presiden ketujuh Indonesia Jokowi melalui media online Tempo (18/12’2014). Lain waktu kita akan ulas topik itu.
Pada masa Purba, negara kita ini mempunyai banyak sebutan. Bangsa India menamai negara kita dengan nama Dwipantara, Kepulauan Tanah Seberang, nama tersebut berasal dari bahasa sanskerta dwipa, yang berarti pulau dan antara yang berarti luar atau seberang. Bangsa Tionghoa memberi nama Nan-Hai atau Kepulauan Laut Selatan untuk negara kita.
Bangsa Arab menyebut Negara kita Jaza’ir al-JawiKepulauan Jawa. Nama Latin untuk kemenyan adalahbenzoe, berasal dari bahasa Arab yaitu luban jawi (kemenyan Jawa), sebab para pedagang Arab memperoleh kemenyan dari batang pohon Styrax sumatrana yang dahulu hanya tumbuh di Sumatra.Sampaisekarangpun jemaah Indonesia yang menjalankan umroh atau naik haji di Arab masih dipanggil “Jawa”.
Saat bangsa Eropa mulai datang ke Asia, mereka menganggap Asia hanya terdiri dari Arab, Persia, India dan Cina. Bagi mereka wilayah yang terbentang antara Cina dan Persia, semua adalah Hindia. Semenanjung Asia Selatan mereka sebutdenganHindiaMuka,sedangkandaratan Asia Tenggara mereka sebut Hindia Belakang. Negara kita dinamakan Kepulauan Hindia (Indische Archipel, Indian Archipelago, l’Archipel Indien) atau “Hindia Timur” (Oost Indie, East Indies , Indes Orientales). Namun bisa disebut juga “Kepulauan Melayu” (*Maleische Archipel, Malay Archipelago , l’Archipel Malais).
Negara kita mendapat nama yang berbeda ketika Belanda mulai menjajah yaitu Hindia Belanda atau disebut Nederlandsch-Indie, sedangkan saat penjajahan Jepang, negara kita mendapat julukan Hindia Timur atau To-Indo.
Setelah itu banyak usulan nama yang direkomendasikan untuk negara kita, Edward Douwes Dekker yang seringdisebutMutatulimengusulkannamaspesifik untuk negara kita yaitu Insulinde yang berarti Kepulauan Hindia. Namun nama ini kurangdikenalolehrakyat. Insulinde hanya dikenal sebagai nama toko buku di jalan Otista.
Istilah Indonesia untuk pertama kalinya ditemukan oleh seorang ahli etnologi Inggris bernama James Richardson Logan pada tahun 1850 dalam ilmu bumi. Lalu, Istilah Indonesia digunakan juga oleh G.W. Earl dalam bidang etnologi. G.W. Earl menyebut Indonesians dan Melayunesians bagi penduduk Kepulauan Melayu.
Pada tahun 1862 nama Indonesia digunakan oleh orang Inggris bemama Maxwell dalam karangannya berjudul The Island of Indonesia (Kepulauan Indonesia) dalam hubungannya dengan ilmu bumi. Istilah Indonesia semakin populer ketika seorang ahli etnologi Jerman bernama Adolf Bastian menggunakan istilah Indonesia pada tahun 1884 dalam hubungannya dengan etnologi.
Kata Indonesia berasal dari kata Latin indus yang berarti Hindia dan kata Yunani nesos yang berarti pulau, nesioi (jamak) berarti pulau-pulau. Dengan demikian, kata Indonesia berarti pulau-pulau Hindia.Indonesia dikenal pula dengan sebutan Nusantara. Kata Nusantara berasal dari bahasa Jawa Kuno, yaitu nusa yang berarti pulau dan antara yang berarti hubungan. Jadi, Nusantara berarti rangkaian pulau-pulau.
James Richardson Logan menulis artikel The Ethnology of the Indian Archipelago, dan untuk pertama kalinya kata Indonesia muncul di dunia dengan tercetak pada halaman 254 dalam tulisan Logan,“Mr. Earl suggests the ethnographical term Indunesian, but rejects it in favour of Malayunesian. I prefer the purely geographical term Indonesia , which is merely a shorter synonym for the Indian Islands or the Indian Archipelago.”Earl adalah pengelola Journal of the Indian Archipelago and Eastern Asia (JIAEA) di Singapura.
Sejak saat itu Logan secara konsisten menggunakan nama “Indonesia” dalam tulisan-tulisan ilmiahnya, dan lambat laun pemakaian istilah ini menyebar di kalangan para ilmuwan bidang etnologi dan geografi.
Pada tahun 1884 guru besar etnologi di Universitas Berlin yang bernama Adolf Bastian (1826-1905) menerbitkan bukuIndonesien oder die Inseln des Malayischen Archipel sebanyak lima volume, yang memuat hasil penelitiannya ketika mengembara ke tanah air kita tahun 1864 sampai 1880.
Buku Bastian inilah yang mempopulerkan istilah “Indonesia” di kalangan sarjana Belanda, sehingga sempat timbul anggapan bahwa istilah “Indonesia” itu ciptaan Bastian. Pendapat yang tidak benar itu, antara lain tercantum dalam Encyclopedie van Nederlandsch-Indie tahun 1918.
Putra pertiwi yang mula-mula menggunakan istilah “Indonesia” adalah Suwardi Suryaningrat atau Ki Hajar Dewantara. Ketika di buang ke negeri Belanda tahun 1913 beliau mendirikan sebuah biro pers dengan namaIndonesische Pers-bureau.
Indonesia menjadi nama yang berbau politis karena menjadi identitas suatu bangsa yang memperjuangkan kemerdekaan. Belanda mulai curiga dan mulai waspada dengan nama Indonesia itu. Istilah Indonesia untuk pertama kalinya digunakan oleh Perhimpunan Indonesia, yaitu organisasi yang didirikan oleh pelajar-pelajar Indonesia di Negeri Belanda pada tahun 1908. Organisasi tersebut pertama kali bemama Indische Vereeniging. Kemudian berganti nama menjadi Indonesische Vereeniging pada tahun 1922. Selanjutnya berganti lagi menjadi Perhimpunan Indonesia yang didirikan oleh Moh.Hatta.
Dalam satu tulisannya Bung Hatta menegaskan, “Negara Indonesia Merdeka yang akan datang (de toekomstige vrije Indonesische staat) mustahil disebut Hindia Belanda. Juga tidak Hindia saja, sebab dapat menimbulkan kekeliruan dengan India yang asli. Bagi kami nama Indonesia menyatakan suatu tujuan politik (een politiek doel), karena melambangkan dan mencita-citakan suatu tanah air di masa depan, dan untuk mewujudkannya tiap orang Indonesia (Indonesier) akan berusaha dengan segala tenaga dan kemampuannya.”
Sampai puncaknya pada 28 Oktober 1928 pemuda pemudi Indonesia menyatakan bahwa nama Indonesia adalah nama tanah air kita yang sampai sekarang disebut Sumpah Pemuda. Lalu pada 1939 tiga anggota Volkshard yaitu Muhammad Husni Thamrin, Wiwoho Purbohadidjojo dan Sutardji Kartohadikusumo mengajukan kepada Pemerintah Belanda, nama Indonesia diresmikan sebagai pengganti nama “Nederlandsch-Indie” tetapi Belanda menolak. Tapi karena Jepang masuk ke Indonesia makan Hindia Belanda lenyap dan nama negara kita berganti menjadi Republik Indonesia.

7 Trik Menghadapi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK)

Indonesia sudah mulai menerapkan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) beberapa tahun ini. Sehingga siswa mau tidak mau harus bisa mengerjakannya menggunakan komputer yang selama ini mungkin asing baginya.

Bagaimana TRIK menghadapi UNBK tersebut? Inilah 7 trik yang bisa kamu gunakan untuk menghadapi UNBK.

1. Persiapkan diri sebelum ujian.

Persiapannya seperti biasa. Belajar dengan rajin dan tekun. Gunakan waktu sebaik-baiknya. Perbanyak berlatih soal-soal baik dari Bank Soal maupun lainnya.

2. Berlatih mengoperasikan komputer

Bagi kamu yang jarang sekali bersentuhan dengan komputer, sekarang saatnya berlatih. Berlatih memegangn mouse. Bagaimana caranya klik kanan yang benar. Bagaimana mengetik juga perlu dipelajari mengingat UNBK pasti akan berhadapan dengan kedua hal tersebut.

3. Mengerjakan latihan soal UNBK

Cobalah mengerjakan soal UNBK tahun sebelumnya. Soal-soal ini bisa didapatkan dari guru, tempat kursus, atau dari internet. Mengerjakan soal UNBK ini penting untuk mengetahui seperti apa tampilan dan menu UNBK.

4. Berlatih mencari kata kunci

Ujian komputer berbeda dengan ujian berbasis kertas. Pada ujian komputer mata akan melihat layar. Terlalu lama melihat layar akan membuat mata lelah. Maka dari itu berlatih mencari kata kunci dari soal yang panjang utamanya Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Dengan berlatih mencari kata kunci niscaya jawaban akan ditemukan.

5. Tetap berlatih menghitung manual

Walaupun ujiannya berbasis komputer bukan berarti kamu akan menghitung menggunakan alat elektronik atau komputer. Pada ujian Matematika dan IPA yang membutuhkan perhitungan, kamu akan mendapatkan kertas buram untuk menghitung secara manual.

6. Berlatih mengerjakan soal dengan cepat

Sama seperti mengerjakan soal berbasis kertas, ujian berbasis komputer juga terdapat waktu otomatis setiap kamu masuk ke aplikasi UNBK. Yang membuat berbeda adalah kamu tidak mendapat ekstra time seperti saat ujian berbasis kertas. Begitu waktu habis, aplikasi akan menutup dengan sendirinya. Seandainya kamu kehabisan waktu, maka kamu tidak bisa mengulangi lagi.

7. Berlatih tidak minta bantuan

Trik yang ini tentu untuk yang masih suka tolah toleh waktu ujian. Lirik kiri dan kanan mencari bantuan. Soal-soal tiap peserta ujian akan otomatis teracak oleh sistem dalam komputer. Maka tiap orang memiliki soalnya sendiri-sendiri. Maka jangan sampai kamu pake kode A, B, C, atau D dengan teman kamu. Niscaya hasilnya jauh dari harapan.

Demikianlah trik menghadapi UNBK. Semoga sukses!

Minggu, 11 Februari 2018

cerita rakyat

CIUNG WANARA

Prabu Barma Wijaya Kusuma memerintah kerajaan Galuh yang sangat luas. Permaisurinya 2 orang. Yang pertama bernama Pohaci Naganingrum dan yang kedua bernama Dewi Pangrenyep. Keduanya sedang mengandung
Pada bulan ke-9 Dewi Pangrenyep melahirkan seorang putra. Raja sangat bersuka cita dan sang putra diberi nama Hariang Banga.
p1010990
Hariang Banga telah berusia 3 bulan, namun permaisuri Pohaci Naganingrum belum juga melahirkan. Khawatir kalau-kalau Pohaci melahirkan seorang putra yang nanti dapat merebut kasih sayang raja terhadap Hariang Banga, Dewi Pangrenyep bermaksud hendak mencelakakan putra Pohaci.
Setelah bulan ke-13 Pohaci pun melahirkan. Atas upaya Dewi Pangrenyep tak seorang dayang-dayang pun diperkenankan menolong Pohaci, melainkan Pangrenyep sendiri.
Dengan kelihaian Pangrenyep, putra Pohaci diganti dengan seekor anjing. Dikatakannya bahwa Pohaci telah melahirkan seekor anjing. Bayi Pohaci dimasukkannya dalam kandaga emas disertai telur ayam dan dihanyutkannya ke sungai Citandui.
Karena aib yang ditimbulkan Pohaci Naganingrum yang telah melahirkan seekor anjing, raja sangat murka dan menyuruh Si Lengser (pegawai istana) untuk membunuh Pohaci. Si Lengser tidak sampai hati melaksanakan perintah raja terhadap Pohaci, permaisuri junjungannya. Pohaci diantarkannya ke desa tempat kelahirannya, namun dilaporkannya telah dibunuh.
Adalah seorang Aki bersama istrinya, Nini Balangantrang, tinggal di desa Geger Sunten tanpa bertetangga. Sudah lama mereka menikah, tetapi belum dikarunia anak. Suatu malam Nini bermimpi kejatuhan bulan purnama. Mimpi itu diceritakannya kepada suami dan sang suami mengetahui takbir mimpi itu, bahwa mereka akan mendapat rezeki. Malam itu juga Aki pergi ke sungai membawa jala untuk menangkap ikan.
Betapa terkejut dan gembira ia mendapatkan kandaga emas yang berisi bayi beserta telur ayam, Mereka asuh bayi itu dengan sabar dan penuh kasih sayang. Telur ayam itu pun mereka tetaskan, mereka memeliharanya hingga menjadi seekor ayam jantan yang ajaib dan perkasa. Anak angkat ini mereka beri nama Ciung Wanara.
Setelah besar bertanyalah Ciung Wanara kepada ayah dan ibu angkatnya. Terus terang Aki dan Nini menceritakan tentang asal-usul Ciung Wanara. Setelah mendengar cerita ayah dan ibu angkatnya, tahulah Ciung Wanara akan dirinya.
Suatu hari Ciung Wanara pamit untuk menyabung ayamnya dengan ayam raja, karena didengarnya raja gemar menyabung ayam. Taruhannya ialah, bila ayam Ciung Wanara kalah ia rela mengorbankan nyawanya. Tetapi bila ayam raja kalah, raja harus bersedia mengangkatnya menjadi putra mahkota. Raja menerima dengan gembira tawaran tersebut.
Sebelum ayam berlaga, ayam Ciung Wanara berkokok dengan anehnya, melukiskan peristiwa benahun-tahun yang lampau tentang permaisuri yang dihukum mati dan kandaga emas yang berisi bayi yang dihanyutkan. Raja tidak menyadari hal itu, tetapi sebaliknya Si Lengser sangat terkesan akan hal itu.Bahkan ia menyadari sekarang Ciung Wanara yang ada di hadapannya adalah putra raja sendiri.
Setelah persabungan, ayam baginda kalah dan ayam Ciung Wanara menang. Raja menepati janji dan Ciung Wanara diangkat menjadi putra mahkota. Dalam pesta pengangkatan putra mahkota, raja membagi 2 kerajaan untuk Ciung Wanara dan Hariang Banga. Selesai pesta pengangkatan putra mahkota Si Lengser bercerita kepada raja tentang hal yang sesungguhnya mengenai permaisuri Pohaci Naganingrum dan Ciung Wanara.
Mendengar cerita ini raja memerintahkan pengawal agar Dewi Pehgrenyep ditangkap. Akibatnya timbul perkelahian antara Hariang Banga dengan Ciung Wanara. Tubuh Hariang Banga dilemparkan ke seberang sungai Cipamali yang sedang banjir besar. Sejak itulah kerajaan Galuh dibagi menjadi 2 bagian dengan batas sungai Cipamali. Di bagian barat diperintah oleh Hariang Banga. Orang-orangnya menyenangi kecapi dan menyenangi pantun. Sedangkan bagian timur diperintah oleh Ciung Wanara. Orang-orangnya menyenangi wayang kulit dan tembang. Kegemaran penduduk akan kesenian tersebut masih jelas dirasakan sampai sekarang

peta rumahku

tutorial cara berhijab


kali ini saya akan membagikan vidio tentang  cara berhijab

Selasa, 07 November 2017

lirik lagu manuk dadali

mesat ngapung luhur jauh ka awang-awang
meberkeun   jangjangna jauh taya kalingrang
sukuna ranggoas ejeung pamatukna ngeluk
mapag menta bari hiberna tarik nyuruwuk
saha anu bisa nyusup kana kandangna

asal usul nama indonesia

Asal-Usul Nama Indonesia Indonesia merupakan Negara yang terletak di garis khatulistiwa, negeri elok nan kaya, tanahnya subur,alamnya i...